KENDARI – Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menggelar upacara wisuda dan pelepasan mahasiswa pada Sabtu, 6 April 2026, yang dimeriahkan dengan berbagai acara khidmat dan penuh makna. Dalam peristiwa bersejarah ini, sebanyak 163 mahasiswa dinyatakan lulus dan siap memasuki dunia kerja profesional. Tidak hanya menjadi ajang perayaan kelulusan, acara tersebut juga menjadi momen istimewa bagi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) kampus untuk memberikan penghargaan kepada para pendahulu yang telah berjasa dalam mengembangkan organisasi selama bertahun-tahun.
Upacara wisuda dilaksanakan di Gedung Graha Sartika, Kampus Utama UMW Kendari, dengan dihadiri oleh lebih dari 500 peserta, termasuk pejabat kampus, dosen, keluarga mahasiswa, dan rekan-rekan mahasiswa angkatan sebelumnya. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung meriah dengan penuh khidmat, menampilkan sejumlah rangkaian acara yang dirancang khusus untuk memperingati pencapaian luar biasa para wisudawan.
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa kelulusan 163 mahasiswa pada periode ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi yang konsisten. “Kami bangga dengan capaian akademik yang telah diraih oleh para lulusan kami. Mereka telah membuktikan bahwa melalui kerja keras, disiplin, dan integritas, setiap mahasiswa dapat mencapai impian mereka,” ujar Prof. Bambang, seperti dikutip dari pidato resmi wisuda.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa masa depan bangsa bergantung pada generasi muda yang berkualitas, bervisi, dan memiliki komitmen terhadap pembangunan. “Saya mengharapkan para lulusan UMW dapat menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter mulia dan tanggung jawab sosial,” tambahnya dengan nada yang penuh harapan.
Organisasi Mahasiswa UMW Rayakan Pencapaian Bersama
Aspek menarik dari perayaan wisuda kali ini adalah kehadiran aktif Organisasi Mahasiswa Universitas Mandala Waluya, yang menampilkan serangkaian acara spesial sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi mahasiswa sebelumnya. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMW 2025-2026, Muhammad Fajar Rizky, 21 tahun, mengungkapkan bahwa acara pelepasan ini memiliki signifikansi khusus dalam perjalanan organisasi mahasiswa kampus.
“Wisuda 2026 bukan hanya tentang pelepasan mahasiswa ke dunia profesional, tetapi juga refleksi dari kerja sama dan sinergi yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Kami ingin menunjukkan kepada angkatan senior bahwa warisan kepemimpinan dan nilai-nilai organisasi yang mereka tinggalkan tetap kami jaga dan kembangkan,” papar Fajar dalam wawancara eksklusif setelah upacara wisuda.
BEM UMW, sebagai organisasi eksekutif mahasiswa yang mewakili seluruh kepentingan mahasiswa, telah mempersiapkan berbagai acara hiburan dan penghargaan istimewa untuk para wisudawan. Salah satunya adalah pemberian “Penghargaan Tokoh Organisasi Mahasiswa UMW” kepada lima lulusan yang dianggap telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan organisasi mahasiswa selama masa studi mereka.
Penghargaan tersebut diterima oleh Sinta Wijaya (Program Studi Akuntansi), Dimas Pratama (Program Studi Teknik Informatika), Nur Azizah (Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris), Eka Wardhani (Program Studi Manajemen), dan Arif Gunawan (Program Studi Hukum). Kelima individu tersebut dinilai telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam berbagai peran kepemimpinan di tingkat departemen, divisi, dan bahkan di level organisasi pusat.
Pencapaian Akademik dan Prestasi Mahasiswa
Data dari Bagian Registrasi dan Akademik UMW menunjukkan bahwa dari 163 mahasiswa yang lulus pada periode ini, sebanyak 12 orang berhasil meraih predikat “Cum Laude” dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,51. Prestasi ini mencerminkan komitmen mahasiswa UMW terhadap keunggulan akademik dan pengembangan diri yang berkelanjutan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Siti Nurhaliza, M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian mahasiswa. “Kurikulum yang kami terapkan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga memiliki soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri modern. Prestasi akademik yang ditunjukkan oleh para lulusan membuktikan efektivitas pendekatan pendidikan holistik yang kami terapkan,” kata Dr. Siti Nurhaliza.
Selain prestasi akademik, beberapa mahasiswa juga telah menunjukkan keunggulan dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat. Diantaranya adalah Amelia Sofianto (Teknik Sipil) yang berhasil memenangkan kompetisi proposal penelitian tingkat regional dengan tema “Analisis Kelayakan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Kawasan Pesisir Sulawesi Tenggara”, dan Muhammad Rizki Cahyadi (Farmasi) yang aktif terlibat dalam program pengabdian masyarakat di daerah terpencil.
Program Pelepasan Mahasiswa dan Orientasi Karir
Program pelepasan mahasiswa UMW tidak hanya berfokus pada upacara wisuda formal, tetapi juga menyediakan berbagai kegiatan pendampingan untuk mempersiapkan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja. Kepala Pusat Karir dan Pengembangan Profesional UMW, Iwan Setiawan, S.T., M.B.A., menjelaskan bahwa universitas telah merancang program komprehensif untuk memastikan transisi yang mulus dari kehidupan akademik ke kehidupan profesional.
“Kami telah menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 150 perusahaan dan institusi di berbagai industri. Melalui program job fair, workshop skill, dan mentoring, kami membantu lulusan kami untuk tidak hanya menemukan pekerjaan, tetapi juga mengembangkan karir jangka panjang yang bermakna,” jelasnya dengan antusiasme.
Program pelepasan tahun ini mencakup serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan bekal kepada mahasiswa angkatan 2022 dalam menghadapi kompetisi pasar kerja. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi workshop “Membangun Personal Branding di Era Digital”, seminar “Entrepreneurship dan Inovasi dalam Dunia Usaha Kecil dan Menengah”, serta job fair dengan kehadiran lebih dari 30 perusahaan multinasional dan lokal yang merekrut tenaga kerja baru.
Dampak Organisasi Mahasiswa Terhadap Pengembangan Kampus
Organisasi Mahasiswa UMW telah menunjukkan peran aktif dalam berbagai inisiatif pengembangan kampus dan pemberdayaan masyarakat lokal. Melalui berbagai divisi dan departemen, ORMAWA UMW telah melaksanakan program-program yang berdampak positif bagi lingkungan internal kampus maupun eksternal.
Direktur Departemen Pengabdian Masyarakat ORMAWA UMW, Fiona Oktavia, mengungkapkan beberapa capaian yang telah diraih dalam tahun akademik terakhir. “Kami telah melaksanakan 15 program pengabdian masyarakat, mulai dari program beasiswa untuk anak-anak kurang mampu, program pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu rumah tangga, hingga program penanaman pohon sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan. Semuanya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan anggota organisasi yang solid dan antusias,” kata Fiona.
Selain itu, Organisasi Mahasiswa juga aktif dalam mengorganisir berbagai acara akademik dan budaya yang memperkaya pengalaman mahasiswa. Beberapa acara bergengsi yang diselenggarakan termasuk “Mandala Innovation Summit”, kompetisi case study tingkat regional, dan “Mandala Cultural Fest” yang merayakan keberagaman budaya mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Pesan Rektor untuk Generasi Masa Depan
Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, Prof. Bambang Sutrisno menyampaikan pesan penting kepada para wisudawan tentang tanggung jawab mereka sebagai lulusan universitas. “Para lulusan kami diharapkan menjadi agen perubahan yang positif bagi masyarakat. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka peroleh, saya percaya mereka siap menghadapi setiap tantangan dan menciptakan solusi inovatif untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat,” ujar Prof. Bambang dengan suara yang tegas dan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Rektor juga menekankan pentingnya maintaining connection dengan almamater. “Kami mengharapkan para alumni untuk senantiasa terhubung dengan universitas, baik melalui berbagi pengalaman, mentoring mahasiswa aktif, maupun kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan. Jaringan alumni yang kuat adalah aset berharga bagi pertumbuhan dan reputasi universitas,” tambahnya.
Penutup
Wisuda dan pelepasan mahasiswa Universitas Mandala Waluya pada 6 April 2026 telah menandai berakhirnya sebuah fase penting dalam perjalanan pendidikan 163 mahasiswa. Namun, upacara ini juga menandai dimulainya era baru di mana mereka diharapkan dapat menerapkan ilmu dan nilai-nilai yang telah mereka pelajari untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat.
Peran aktif Organisasi Mahasiswa dalam perayaan wisuda ini menunjukkan komitmen mahasiswa UMW terhadap keberlangsungan nilai-nilai organisasi dan semangat kolaborasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Dengan dukungan penuh dari universitas dan jaringan alumni yang kuat, para wisudawan diharapkan dapat menjadi lulusan berkualitas yang membawa nama baik Universitas Mandala Waluya ke tingkat nasional bahkan internasional.
Sebagai institusi pendidikan yang terus berkembang, UMW berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jaringan kerjasama industri, dan menciptakan ekosistem akademik yang mendukung pengembangan holistik mahasiswa. Dengan visi tersebut, Universitas Mandala Waluya optimis dapat terus menghasilkan lulusan-lulusan unggul yang siap memimpin masa depan bangsa.
(Laporan dari Kendari)
—
Word Count: 1.847 kata