KENDARI – Universitas Mandila Waluya, melalui Organisasi Mahasiswa dan Lembaga Pengembangan Akademik, menyelenggarakan rangkaian seminar, webinar, dan kuliah umum skala internasional pada 22 April 2026. Acara yang berlangsung selama satu hari penuh ini menghadirkan berbagai pembicara terkemuka dari berbagai universitas di Asia Tenggara, menjadikannya salah satu event akademik terbesar di kawasan Sulawesi Tenggara tahun ini.
Kegiatan akademik yang bertajuk “Transformasi Digital dan Inovasi Sosial di Era Disruption: Peluang dan Tantangan bagi Mahasiswa Asia Tenggara” ini menghadirkan lebih dari 800 peserta dari 15 universitas di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Acara dimulai sejak pukul 08.00 WITA dengan pembukaan resmi oleh Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., yang dilanjutkan dengan serangkaian sesi seminar dan workshop interaktif hingga pukul 17.00 WITA.
Menurut informasi yang dihimpun, penyelenggaraan acara ini merupakan inisiatif bersama antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mandala Waluya, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), serta berbagai organisasi mahasiswa lainnya di kampus ini. Kolaborasi lintas organisasi tersebut menunjukkan komitmen mahasiswa Universitas Mandala Waluya dalam meningkatkan kapasitas akademik dan jaringan internasional mereka.
### Latar Belakang dan Motivasi Penyelenggaraan
Universitas Mandala Waluya, yang telah berdiri sejak 1985 dan berkontribusi signifikan dalam menghasilkan sarjana di kawasan Kendari, terus berupaya meningkatkan standar akademik dan keterlibatan mahasiswa dalam forum-forum internasional. Pelaksanaan seminar dan webinar kali ini adalah respons dari kebutuhan mahasiswa untuk mendapatkan wawasan global mengenai tren industri, teknologi, dan inovasi sosial yang sedang berkembang pesat.
Koordinator Acara dari BEM Universitas Mandala Waluya, Dina Kartikasari, mahasiswa tingkat akhir dari Fakultas Teknologi Informasi, menjelaskan motivasi di balik penyelenggaraan acara skala besar ini.
“Kami melihat bahwa mahasiswa hari ini membutuhkan lebih dari sekadar pemahaman teoritis dari kuliah di kelas. Mereka perlu terpapar dengan praktik nyata dari para profesional dan akademisi terkemuka. Oleh karena itu, kami merancang acara ini untuk menjadi platform bagi mahasiswa kami dan rekan-rekan dari universitas lain untuk belajar, berdiskusi, dan membangun jaringan yang bermakna,” ujar Dina saat diwawancarai pada 15 April 2026.
Persiapan acara ini telah dimulai sejak tiga bulan sebelumnya dengan melibatkan lebih dari 50 mahasiswa dari berbagai divisi dalam tim panitia. Mereka bekerja keras mengurus berbagai aspek mulai dari logistik, publikasi, koordinasi dengan pembicara internasional, hingga pengaturan teknologi untuk sesi webinar yang akan disiarkan secara langsung melalui platform digital.
### Pembicara Utama dan Materi Seminar
Salah satu daya tarik utama acara ini adalah kehadiran Dr. Ravindra Patel, seorang ahli teknologi dan inovasi dari Universitas Teknologi Tata (TATA Institute of Social Sciences) di Mumbai, India. Dr. Patel telah menerbitkan lebih dari 30 jurnal internasional mengenai artificial intelligence dan social entrepreneurship. Dalam sesi keynote-nya, beliau akan membahas tentang “Peran AI dalam Mengatasi Tantangan Sosial di Negara-Negara Berkembang.”
“Saya sangat antusias untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran saya dengan mahasiswa muda berbakat dari universitas-universitas di Indonesia. Asia Tenggara memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pusat inovasi sosial global. Mahasiswa di sini perlu memahami bahwa teknologi bukanlah tujuan, melainkan alat untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat,” kata Dr. Patel dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan kepada redaksi.
Selain Dr. Patel, acara ini juga menghadirkan pembicara lainnya seperti Prof. Dr. Suwardi Ariyanto, M.B.A., dari Universitas Indonesia yang akan membahas entrepreneurship dalam era digital, serta Assoc. Prof. Somchai Wattanasirichote dari Chulalongkorn University Thailand yang akan mengulas tentang sustainability dan green economy.
Terdapat juga sesi workshop khusus yang dipandu oleh praktisi industri dari startup-startup terkemuka Southeast Asia. Workshop ini mencakup topik-topik seperti digital marketing, product development, user experience design, dan social impact measurement. Peserta akan dibagi ke dalam beberapa breakout session sesuai dengan minat dan bidang studi mereka.
### Dukungan dari Pimpinan Universitas
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa ini. Dalam wawancara eksklusif, beliau menekankan pentingnya event semacam ini dalam konteks pengembangan kurikulum dan mutu akademik institusi.
“Universitas Mandala Waluya berkomitmen untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga lulusan yang memiliki wawasan global dan kemampuan adaptasi tinggi terhadap perubahan zaman. Event seperti ini adalah bukti nyata dari dedikasi organisasi mahasiswa kami dalam mendukung visi universitas. Saya juga ingin menekankan bahwa kolaborasi internasional seperti ini akan membuka peluang kerjasama lebih lanjut antara Universitas Mandala Waluya dengan institusi-institusi mitra di Asia Tenggara,” ujar Prof. Bambang.
Lebih lanjut, Prof. Bambang juga mengungkapkan bahwa universitas telah mengalokasikan dana khusus sebesar 500 juta rupiah untuk mendukung penyelenggaraan acara ini, termasuk beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dari kalangan kurang mampu untuk mengikuti workshop dan sesi-sesi premium.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Listiana Nuraini, S.H., M.H., juga memberikan sambutan yang sangat mendukung. “Kami percaya bahwa pengalaman mengikuti seminar internasional seperti ini akan meningkatkan soft skills mahasiswa, terutama dalam hal communication, networking, dan critical thinking. Semua ini adalah kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh industri modern,” katanya.
### Format dan Teknologi yang Digunakan
Acara ini memanfaatkan teknologi terkini untuk memastikan bahwa mahasiswa dari berbagai lokasi dapat berpartisipasi secara maksimal. Sesi-sesi seminar akan disiarkan langsung melalui platform Zoom dan YouTube, sementara webinar interaktif akan menggunakan teknologi virtual reality untuk memberikan pengalaman yang lebih imersif kepada peserta.
Panitia juga telah mengembangkan aplikasi mobile khusus bernama “UMW Connect 2026” yang memudahkan peserta untuk mengakses jadwal acara, profil pembicara, materi pembelajaran, dan fitur networking untuk terhubung dengan peserta lain. Aplikasi ini telah diunduh oleh lebih dari 1.200 peserta dalam dua minggu pertama sebelum acara berlangsung.
Kepala Divisi Teknologi dan Inovasi dari panitia, Rizky Maulana, mahasiswa tingkat ketiga dari Fakultas Teknik Informatika, menjelaskan persiapan teknis yang telah dilakukan. “Kami telah melakukan berbagai uji coba untuk memastikan bahwa infrastruktur teknologi kami dapat menangani beban lebih dari 800 peserta secara bersamaan. Kami juga telah menyiapkan backup systems dan technical support team yang siap 24/7 untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan,” tutur Rizky.
### Dampak Diharapkan bagi Mahasiswa dan Universitas
Para penggagas acara ini berharap bahwa seminar dan webinar internasional ini akan membawa dampak jangka panjang bagi pengembangan akademik dan profesional mahasiswa Universitas Mandala Waluya. Beberapa dampak yang diharapkan antara lain peningkatan awareness mahasiswa terhadap isu-isu global, pengembangan skill yang relevan dengan industri, serta pembentukan jaringan profesional yang berkelanjutan.
Tidak hanya itu, acara ini juga diharapkan dapat meningkatkan visibility dan reputasi Universitas Mandala Waluya di tingkat internasional. Dengan menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka dan mahasiswa dari berbagai negara, universitas ini menunjukkan bahwa ia adalah institusi yang dinamis, progresif, dan berorientasi pada standar global.
Kepala Humas Universitas Mandala Waluya, Drs. Suryanto, M.I.Kom., menyatakan bahwa event ini juga akan menjadi bahan publisitas yang positif untuk universitas. “Kami akan mendokumentasikan acara ini dengan baik dan kemudian menyebarkan melalui berbagai media massa lokal, nasional, bahkan internasional. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Universitas Mandala Waluya adalah institusi pendidikan tinggi yang berkualitas dan inovatif,” katanya.
### Respons dari Mahasiswa dan Pendaftar
Antusiasme mahasiswa terhadap acara ini cukup tinggi, terbukti dari cepatnya proses pendaftaran yang selesai dalam waktu kurang dari dua minggu. Kursi untuk sesi keynote dan workshop premium habis terjual, sehingga panitia bahkan terpaksa membuka sesi tambahan untuk mengakomodasi permintaan yang melambung.
Salah satu peserta yang antusias adalah Putri Rahmawati, mahasiswa semester lima dari Fakultas Bisnis dan Manajemen. “Saya sangat excited untuk mengikuti workshop tentang digital marketing. Materi ini sangat relevan dengan passion saya untuk memulai bisnis online. Plus, kesempatan untuk networking dengan praktisi industri dan mahasiswa dari universitas lain adalah sesuatu yang tidak boleh saya lewatkan,” ujar Putri.
Sementara itu, mahasiswa lain bernama Ahmad Hidayat dari Fakultas Teknik Sipil juga mengungkapkan harapannya. “Saya tertarik untuk mendengar langsung dari Dr. Ravindra Patel mengenai AI. Semoga insight yang saya dapatkan bisa membuka wawasan saya tentang bagaimana teknologi bisa diterapkan dalam bidang konstruksi dan infrastruktur,” katanya.
### Kesimpulan
Penyelenggaraan seminar, webinar, dan kuliah umum internasional pada 22 April 2026 ini merupakan milestone penting bagi Universitas Mandala Waluya dan mahasiswanya. Acara ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dari para ahli terkemuka, tetapi juga merupakan bukti nyata dari komitmen organisasi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas akademik dan pengembangan kepribadian.
Dengan menghadirkan pembicara internasional, menerapkan teknologi terkini, dan melibatkan lebih dari 800 peserta, Universitas Mandala Waluya menunjukkan bahwa ia mampu menyelenggarakan event akademik berkualitas tinggi yang bersaing dengan standar internasional. Semoga acara ini menjadi awal dari serangkaian kolaborasi internasional yang lebih luas di masa depan, serta inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih baik.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan keterangan resmi dari Universitas Mandala Waluya dan wawancara dengan berbagai narasumber pada 15-18 April 2026.
asahan123 cakra123 bangun123 lingkaran123 batam123 aceh123 hangat123 rambo123 batman123 amor123 jangkrik123 happybet123 akun123 legend123 qris123 tokekwin123 bighoki123 ajo123 theslot123 menangjudi123 piket123 sumber123 kuba168 asahan168 cakra168 bangun168 lingkaran168 batam168 aceh168 vespa168 hangat168 rambo168 batman168 amor168 euro168 jangkrik168 jam168 happybet168 akun168 scbet168 legend168 macanasia168 qris168 rajazeus168 ajo168 theslot168 rajascatter168 menangjudi168 sumber168 kuba188 asahan188 pgbet188 cakra188 bangun188 lingkaran188 batam188 aceh188 vespa188 hangat188 rambo188 batman188 amor188 euro188 jangkrik188 jam188 happybet188 akun188 scbet188 legend188 qris188 tokekwin188 bighoki188 ajo188 theslot188 menangjudi188 sumber188 asahan69 pgbet69 cakra69 bangun69 lingkaran69 batam69 happybet303 legend303 qris303 rajazeus303 theslot303 rajascatter303 menangjudi303 kuba365 cakra365 bangun365 lingkaran365 batam365 vespa365 hangat365 batman365 amor365 euro365 jangkrik365